henztr has Jun 24, 2008 07:57AM just realized, thanks to dodi, that Procrastination is highly addictive. and therefore...
henztr has Jun 24, 2008 07:57AM come to the realization that Plurk itself is not addictive. The fact that it facilitates *procrastination* is what makes it what it is.
dodi Jun 24, 2008 08:00AM penyimpulan yg bagus. bukan plurk yg bikin nagih. kita ketagihan oleh apa yg didapatkan lewat plurk.
henztr Jun 24, 2008 08:05AM pikir begitu dodi. nggak cuma plurk sebagai sarana penundaan pekerjaan sih. tapi bagi orang lain ya macem-macem, ada yang sarana narsis...
henztr Jun 24, 2008 08:05AM pikir sarana untuk mencari apa lah. pasti kalo di data jadi banyak. sama kayak social networking sites yang lain tapi plurk lebih2 lagi.
sigit says Jun 24, 2008 08:08AM dan mengapa plurk lebih adiktif dibanding twitter atau blog, karena kita bisa lihat langsung update orang lain.
henztr says Jun 24, 2008 08:10AM iya tuh, sigit. karena alasan untuk menundanya ngalir masuk terus. kalo twitter atau blog, nungguin apdetannya udah males duluan.
sigit says Jun 24, 2008 08:11AM instant thinking. don't need to feel guilty. nggak jaim. apapun ngalir. people won't blame you.
isman says Jun 24, 2008 08:16AM oh, bukannya karena kita semua pada dasarnya adalah other people's life stalkers?
sigit says Jun 24, 2008 08:20AM isman itu benar juga. kita semua adalah 'voyeur'. kita semua senang gosip.
henztr says Jun 24, 2008 08:47AM ini kok jadi banyak pengulangan bunyi gini. *injek2 plurk, padahal teh udah pencet kensel*
henakandaya says Jun 24, 2008 08:59AM oh, and here I am again. celebrating my achievement today. sending a draft to iman, while pending the other 4 drafts with plurk
leonniefm says Jun 24, 2008 09:34AM yes agree with you all. Penundaan emang jadi bahaya laten deh.. Butuh waktu kadang untuk sadar kalo banyak yg udah tertunda.
leonniefm Jun 24, 2008 09:35AM dan butuh kontrol diri yg kuat untuk mencegah diri dari penundaan yg lebih berkelanjutan
henztr says Jun 24, 2008 04:03PM leonniefm benar banget. tapi saya sekarang sedang menunda mengontrol diri untuk mencegah penundaan itu. *semakin deadline malah2an*